Peringati Sumpah Pemuda 2026, SMA Negeri 5 Mandau Tanamkan Nilai Patriotisme dan Kepedulian Lingkungan
Mandau – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, SMA Negeri 5 Mandau mengadakan kegiatan gotong royong massal dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia.” Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan peserta didik, guru, beserta tenaga kependidikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan sekolah.
Kegiatan gotong royong berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh peserta berpartisipasi dalam berbagai aktivitas, mulai dari membersihkan halaman sekolah, mengumpulkan dan memilah sampah, menyapu area lingkungan, membersihkan jendela dan ruangan, hingga merawat serta menata tanaman hias di sekitar sekolah.
Para peserta didik terlihat antusias bekerja sama dalam melaksanakan tugas masing-masing. Ada yang membersihkan taman, memangkas tanaman, mencabut rumput liar, menyiram dan menata bunga, serta membersihkan area sekitar kelas dan halaman sekolah. Kebersamaan antara guru dan peserta didik turut menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan asri, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak untuk menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan, bertanggung jawab, saling membantu, serta memiliki semangat kebersamaan.
Tema yang diangkat mengandung pesan bahwa generasi muda harus memiliki jiwa patriotik dalam mencintai tanah air, gigih dalam melakukan hal-hal positif, serta berempati terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang mengajarkan persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa Indonesia.
Melalui kegiatan gotong royong massal ini, SMA Negeri 5 Mandau berharap dapat menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong juga diharapkan tidak hanya tumbuh dalam kegiatan sekolah, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, melainkan wujud nyata persatuan, kepedulian, dan pengabdian generasi muda untuk Indonesia.
Dengan semangat Sumpah Pemuda 2026, mari terus bergerak, berkarya, dan berkontribusi demi Indonesia yang lebih baik.
0 Komentar
Tambahkan Komentar